Blogroll

SEMUA ORANG BOLEH BEREKSPRESI

Kamis, 23 Mei 2013

Prestasi Membanggakan Anak Bangsa Di Mata Dunia

Cinta tanah air dan kebanggaan kita terhadap bumi pertiwi, INDONESIA akan sangat terasa bila mendengar penggalan lirik lagu ‘Indonesia Pusaka’ karya Ismail Marzuki, “di sana tempat lahir beta, dibuai dibesarkan bunda, tempat berlindung di hari tua sampai akhir menutup mata”. Sudah sepatutnya kita bangga terlahir sebagai putera-puteri Indonesia . Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia ini memiliki ciri khas dan ragam keunikan. Kemerdekaan Indonesia merupakan kehendak Tuhan. Kemerdekaan Indonesia jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945. Tepat di hari Jumat dan jatuh pada bulan Ramadhan. Pada tanggal 17 pula Al-Quran diturunkan. Semua bukan serba kebetulan. Terdapat hikmah mendalam di balik semua itu.

Indonesia terletak di benua dan samudera yang strategis. Di antara 2 benua, yaitu benua Asia dan benua Australia. Dan di antara oleh 2 samudera, yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik. Indonesia terkenal menjadi lalu lintas dunia. Terdapat berbagai macam suku, bahasa dan ribuan pulau. Tak ada satupun negara di dunia ini yang dapat menyamai keunikan dan kekayaan alam Indonesia.

Kebanggaan terhadap Indonesia seharusnya senantiasa tertanam dalam sanubari kita. Meskipun kenyataan yang terjadi di negeri ini, korupsi merajalela, saling menjatuhkan di antara banyak partai, beragam hujatan kepada pemerintah. Hal tersebut sebagai cermin carut-marutnya hukum di negeri ini. Namun bagaimanapun juga hargailah usaha pemerintah kita yang sudah bersusah payah mempertahankan negara kesatuan RI. Tidak mudah mempertahankan suatu kekuasaan, terutama dengan wilayah yang begitu besar dengan ribuan pulau yang terpencar. Tidak bijak rasanya bila kita hanya bisa menghujat pemerintah. Indonesia bahkan berani berjuang untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Berabad-abad yang lalu, negeri ini dijajah bangsa lain karena begitu banyak kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Bahkan saat ini pun, negara kita tak pernah lepas dari lirikan negara lain (masih) karena kekayaannya. Mengapa begitu banyak negara lain yang berurusan dengan Indonesia memperebutkan klaim batas wilayah. Tentu saja mereka mengincar laut kita. Tempat hidupnya milyaran ikan. Belum lagi tanah dan pulaunya. Mereka tentu mencium bau minyak di dasar bumi kita, tambang emas, intan, aspal dan lain-lain.

Indonesia akan tegak berdiri sebagai bangsa berdaulat di mata dunia jika kita menerapkan prinsip Bung Karno: “berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri”. Membangun kemandirian salah satunya adalah dengan mencintai produk dalam negeri. Patriotisme dan nasionalisme bukan berarti tidak membutuhkan negara lain. Sebagai warga dunia yang sama-sama hidup di bawah langit yang sama, rasa saling membutuhkan dan menolong harus tetap ada. Namun tanpa patriotisme den nasionalisme, negara kita takkan bisa bersaing dengan negara lain. Oleh karenanya akan tetap miskin dan menjadi bangsa yang kalah.

Ada banyak alasan yang mengapa kita harus bangga sebagai warganegara Indonesia. Inilah berbagai Prestasi Indonesia hasil karya anak-anak bangsa yang membanggakan di mata dunia Internasional :

1. “Star 50″ buatan PT PAL Indonesia merupakan salah satu kapal terbaik di dunia.

Kapal “Star 50″ sepanjang 189,840 meter dan lebar 30,50 meter ini merupakan Kapal Double Skin Bulk Carrier (DSBC) Erlyne 50.000 Dead Weight Tonnage (DWT) yang diproduksi oleh PT PAL Indonesia. Merupakan salah satu kapal terbaik di dunia untuk kelas kapal berbobot mati 50.000 ton. Kapal ini sepenuhnya hasil rancang bangun putra-putri Indonesia. Star 50 menggunakan kandungan lokal 35 persen hingga 45 persen dengan bahan-bahan berkualitas tinggi dan memiliki kecepatan maksimal 14,5 knot. Setelah diuji coba di lautan, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 16,5 knot. Kualitas kehalusan bodi kapal ini tak kalah dengan kapal-kapal asing.

Azurite Invest Ltd, British Virgin ILand
, Singapura telah memesan kapal jenis niaga ini. Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT adalah kapal kesembilan dari kapal kelas DSBC yang berhasil diekspor ke sejumlah negara. Beberapa negara yang pernah mengimpor kapal jenis ini adalah Hongkong (4 unit) , Jerman (2 unit), Turki (2 unit) dan Singapura (1 unit).

2. Toyota Kijang Innova, mobil terpopuler di Uni Emirat Arab. Sepenuhnya diproduksi di Indonesia.
Tahukah anda bahwa Toyota Kijang Innova begitu terkenal dan banyak dipakai di negara kaya minyak, Uni Emirat Arab. Siapa yang mengira negara yang banyak sekali mendatangkan mobil-mobil mewah dunia itu, ternyata Toyota Innova justru merupakan mobil yang sangat populer di sana.
Toyota Kijang Innova sebagaimana yang dikenal di Indonesia diproduksi sepenuhnya di Indonesia. Tidak ada lagi tempat lain di dunia yang memproduksi kendaraan tersebut. Meskipun dikelola oleh perusahaan Jepang, ternyata apa yang diproduksi di Indonesia mampu menembus pasar yang sangat potensial di luar negeri. Bukan hanya itu, di Dubai banyak pula Daihatsu Terrios melintas di berbagai jalan. Daihatsu Terrios ternyata juga merupakan mobil buatan pabrik Daihatsu Astra Motor di Sunter, Jakarta. Ini berarti semakin banyak mobil buatan Indonesia yang mampu menembus pasar dunia.

Berbagai perusahaan otomotif Jepang yang beroperasi di Indonesia secara diam-diam telah menempatkan Indonesia sebagai basis produksi industri mobil mereka bagi pasar di luar negeri. Kita mengetahui, produksi industri otomotif Jepang tersebut umumnya berupa kendaraan komersial seperti Toyota Innova, Suzuki APV dan Nissan Livina.

Dalam pengembangan industri otomotif tentu melibatkan banyak insinyur dan tenaga ahli Indonesia. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para insinyur Indonesia bahwa mereka ternyata memiliki kemampuan kelas dunia. Ini berarti bahwa kemampuan SDM Indonesia tidak kalah dengan kemampuan tenaga ahli negara lain. Melihat perkembangan tersebut, asumsi yang diambil oleh Pricewaterhouse Coopers bahwa kemampuan human capital Indonesia sangat memadai untuk membawa bangsa ini sebagai kekuatan ekonomi di dunia ternyata bukan mengada-ada.

3. Airbridge (tangga belalai menuju pintu pesawat) yang terkenal di bandara dunia pertama kali dibuat oleh PT Bukaka Teknik Utama, Indonesia.


Tahukah anda bahwa Aircraft Passenger Boarding Bridge (Airbridge) pertama kali diciptakan oleh Perusahaan industri Airbridge di Indonesia yaitu PT Bukaka Teknik Utama. Perusahaan ini bergerak di bidang pembuatan Airbridge yang memberikan pelayanan terhadap para penumpang pesawat terbang. Passenger Boarding Bridge merupakan lorong yang menghubungkan pintu pesawat terbang dengan Airport Building (terminal keberangkatan), sehingga Passenger Boarding Bridge berfungsi sebagai tempat berjalannya para penumpang dari Airport Building menuju pesawat dan juga dari arah sebaliknya.

Dalam proses penggunaan passenger Boarding Bridge dipandang lebih baik dari penggunaan landing stair yang sebelumnya banyak digunakan. Selain daripada itu kemudahan pengoperasian alat ini dengan penggunaan sistem elektronik yang ditunjang dengan penggunaan komputer sebagai pusat control pengoperasian
PT Bukaka Teknik Utama merupakan salah satu anak perusahaan dari NV. Hadjhi Kalla yang berlokasi di Ujung Pandang dan didirikan oleh Yusuf Kalla. Ide pertama didirikannya PT. Bukaka Teknik Utama adalah setelah diumumkannya surat keputusan Menteri Perindustrian dengan adanya ketentuan yang mengharuskan perusahaan-perusahaan perakitan kendaraan bermotor menggunakan komponen-komponen dalam negeri.

Pada tanggal 25 Oktober 1978 PT. Bukaka Teknik Utama didirikan di atas lahan seluas 3.000 M2 dengan luas bangunan sekitar 1.000 M2. Pada awalnya berbentuk sebuah bengkel kecil dengan peralatan sederhana.Peralatan yang ada waktu itu adalah 4 buah mesin las, sebuah mesin bubut, sebuah genset 65 KVA dan beberapa peralatan lainnya. Pekerjaannya pada waktu itu adalah memperbaiki mobil dan lokasi awalnya adalah di daerah Babakan, Cilengsi. Pada Maret 1982 lokasi PT Bukaka Teknik Utama pindah ke Desa Limusnunggal, Cileungsi, Bogor dengan luas tanah 6,7 ha.

4. Knalpot Mercedes Benz adalah buatan Indonesia (industrinya berada di Purbalingga, Jawa Tengah).

Industri knalpot mobil yang berada di Purbalingga, Jawa Tengah, dipercaya menjadi pemasok bagi produsen mobil Mercedez Benz karena dinilai memiliki kualitas baik. Perusahaan mobil mewah asal Jerman tersebut memesan sebanyak 1.000 unit knalpot. Pemesanan sejak 2004 untuk masa kontrak 1 tahun. Setiap unit knalpot terdiri 2 bagian. Harga per unit, sesuai kontrak sebesar Rp.2 juta.

Terakhir pihak Mercy sudah memesan lagi knalpot sebanyak 1.000 unit untuk mobil seri terbarunya. Setiap 5 tahun Mercy selalu mengeluarkan seri terbaru. Selain melayani pesanan Mercy, knalpot buatan Purbalingga juga dijual untuk masyarakat umum di berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Knalpot untuk pasar lokal dijual pada kisaran Rp.35 ribu hingga Rp.250 ribu per unit. Knalpot ini diproduksi oleh perusahaan Vanvolker Enterprise. Produksinya rata-rata per bulan menghasilkan 500 buah yang dikerjakan oleh 9 pegawai selama 26 hari kerja.

5. Seragam serdadu NATO diproduksi oleh PT Sritex, Solo, Jawa Tengah.
Mungkin anda tidak pernah menyangka bahwa bahwa seragam militer North Atlantic Treaty Organization (NATO) dibuat oleh anak bangsa. Puluhan hingga ratusan ribu anggota militer di sejumlah negara, baik Eropa, Amerika, dan Asia termasuk anggota militer dalam negeri, menggunakan seragam buatan pabrik tekstil yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo. Produk tekstil PT Sri Rejeki Isman (Sritex) ini diakui telah memenuhi standar NATO sehingga dipercaya memproduksi seragam militer anggota NATO. PT Sritex juga memproduksi seragam tempur, jaket, cover all, rompi, tenda, sepatu dan lain-lain. Perusahaan ini melayani pembuatan seragam militer untuk 25 negara, yakni, Indonesia, Australia, Brunei, Kamboja, Siprus, Inggris, Jerman, Kuwait, Lebanon, Nepal, Oman, Papua, Filipina, Qatar, Singapura, Somalia, Sudan, Swiss, Arab, Zimbabwe, Austria dan terakhir Timor Leste. Karena masuk pasar ekspor, harga jual produk di luar negeri pun menyesuaikan.

Harga rata-rata jaket militer anti infra red yang siap dikirim ke Jerman sebesar US$150 atau senilai Rp 1.395.000 (1 US$=Rp 9.300). Untuk penjualan di outlet Solo harga per jaket berkisar Rp.150.000. Seragam militer yang siap dikirim ke Abu Dhabi dijual dengan harga rata-rata US$300.
PT Sritex mampu memproduksi garmen sebanyak 2,5 juta set per bulan, dengan rata-rata pertumbuhan 15%-20% per tahun Kapasitas ini naik dari kapasitas sebelum adanya perluasan industri, 1,5 juta set per bulan. Sementara, untuk produk kain, kapasitasnya mencapai 8-9 juta yard per bulan. Dan produksi benang, berkisar 7.000 bal per bulan.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews